Penggunaan Tenaga Dalam Bisa Dijadikan sarana Dakwah

Pemakaian tenaga dalam diperbolehkan dalam ajaran Islam, sepanjang masih berada dalam kerangka tauhid dan dijadikan sebagai sarana dakwah. Demikian pula pendapat dosen Ilmu Tasawuf IAIN Walisongo semarang, DR. Amin Syukur ME. Dia lebih lanjut mengatakan, yamng penting ialah aspek teologis tidak mengikis akidah Islamiyah.

Mengembalikan segala persoalan hanya kepada Allah SWT. Dan dalam usaha yang dilakukan itu masih dalam batas ikhtiar manusiawi yang secara nalar biasa berada diluar jangkauan Sunatullah. Karena didudukannya kerangka ikhtiar, porsinya sperti orang yang berikhtiar kepada seorang dokter untuk dapat disembuhkan dari penyakit tertentu. Atau misalnya untuk mencapai kekebalan seseorang berusaha melapisi dirinya dengan besi, agar tidak mempan (tembus) ditembak atau ditusu pisau dan sebagainya.

“Yang perlu diatata adalah motif dan niatnya. Dalam agama Ilam semua amal perbuatan harus didasarkan dan ditujukan kepada Allah SWT, untuk kemaslahatan (kesejahteraan) umat, bukan untuk mencelakakan umat)” tandasnya.

Sarana Dakwah
Dan lebih tepatnya lagi, katanya, penggunaantenaga dalam dapat dijadikan sebagai sarana berdakwah, mengajak kebaikan,. Dakwah sebagai sesuatu yang wajib dan diharapkan bisa memakai metode yang efektif dan efisien, serta disesuaikan dengan obyek dakwah.

“Remaja dan pemuda umumnya mempunyai kecenderungan tertentu, karenanya perlu diikat dalam suatu ikatan, misalnya dalam Silat Tauhid Indonesia diarahkan ke hal-hal positif” paparnya. Ditandaskannya pula, masuk dalam lingkaran tenaga dalam tidak meninggalkan usaha-usaha rasional atau yang biasa dilakukan oleh manusia pada umumnya.Tidak juga sebagai pelarian dari ketidakberdayaan menghadpi modernisasi, industrialisasi, dan sebagainya.

Karena hal ini menunjukan sikap menyerah dan lemah. Bagi seorang muslim kemajuan zaman harus dihadapi secara optimis dan selektif, bukan pesimis dan menarik diri dari kemajuan itu.

Sedangkan menyinggung tentang adanya tenaga dalam, Amin Syukur mempercayainya. Hal itu juga sudah diungkapkan dalam kisah-kisah para Nabi dan Rasul yang mengeluarkan sesuatu yang luar biasa atas mukjizat yang diberi Allah SWT.

Luar Biasa
Dengan demikian orang-orang tertentu yang memiliki sesuatu yang luar biasa, itu karena dia memang mampu mengaktualisasikan batiniahnya. Bahkan menurut ahli psikologi, manusia mempunyai pancaran aurora, yang kalau diolah bisa menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, dan bisa digunakan bagi kepentingan manusia itu sendiri. Termasuk untuk kegunaan beladiri dan pengobatan

Menurutnya, tak ada masalah kalau mempelajari ilmu tenaga dalam itu untuk kemaslahatan, termasuk dalam rangka bela Negara. Mempunyai kekuatan seperti itu bukan digunakan untuk maksiat atau berbuat jahat dan sebagainya, apalagi maker kepada Negara.

Drs H Muhtab Hamzah, Dosen Institut Ilmu Al Qur’an Wonosobo, mengatakan Islam perlu wasatiah yakni kehidupan yang seimbang. Mengenai tenaga dalam merupakan satu kekuatan batiniah untuk mengimbangi kekuatan yang bersifat lahiriah.

Usaha tersebut sejak zaman Nabi Muhammad SAW pun sudah dilakukan, terutama melalui doa sehingga keluar mukjizat. Pada perang Khandak, Nabi dapat menghancurkan batu yang tidak mungkin dilakukan hanya dengan tenaga biasa. Dalam mempersiapkan peperangan, Nabi sebelumnya mengadakan shalat sebanyak -banyaknya.

Hanya kemudian hal-hal itu sekarang tidak menonjol lagi, karena pengaruh pandangan barat yang cenderung kearah materialism. Letkol Inf TNI Sukedi menilai apa yang menjadi tujuan STI itu sebenarnya bagian dari totalitas, yang peranannya sangat dibutuhkan dalam rangka bela Negara. Karena sistem penggemblengan dalam Padepokan Ilmu Sujud Tenaga Dalam Silat Tauhid Indonesia akan mendorong motivasi kejuangan dalam pelaksanaan program sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata). Pembicara sepakat, penggunaan tenaga dalam yang diprakarsai STI sangat tepat, karena tujuan mulianya untuk membela agam, Negara dan bangsa

Sumber : Pewaris Tunggal STI, AR. Gambang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s