Jurus Lam – Alif Untuk Keluarkan Susuk Jimat

Padepokan tenaga dalam Silat Tauhid Indonesia, sebenarnya bukan hanya mempelajari masalah kekuatan tenaga dalam untuk beladiri saja. Namun juga mempelajari bagaimana cara menyembuhkan penyakit dengan ilmu tenaga dalamnya. Dengan demikian jangan dikira STI hanya mengajarkan ilmu beladiri semata.

Pada dasarnya, jurus-jurus yang diajarkan mempunyai arti dan makna serta cirri khas tersendiri yang dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Yakni jurus-jurus untuk pengobatan penyakit fisik antara lain lever, tekanan darah tinggi, stress dan sebagainya.

Kemudian jurus untuk segala keperluan dalam bidang mualamalah atau dalam posisi terdesak antara lain meredam kemarahan seseorang, membuat anak menjadi penurut, menarik orang yang lari dari rumah atau orang terkasih. Ditambah pula untuk bela diri dari serangan fisik maupun batin dari lawan, seperti sihir, ilmu gaib yang negative maupun tendangan, pukulan, bacokan orang yang ingin berbuat jahat.

Jurus Kaf
Sedangkan jurus-jurus tersebut misalnya jurus Kaf yang digunakan untuk memecah, merobek atau membuka benteng batin, atau menghancurkan penyakit fisik/batin pada diri seseorang atau diri sendiri. Juga berfungsi memisahkan orang agar tidak bentrok, menggagalkan perkawinan yang dilarang agama, membuka selubung pertahanan ilmu lawan dan membuka tabir pada tempat keramat termasuk membuka gaib ilmu lawan.

Jurus Lam untuk menghancurkan/menerobos penyakit atau inti ilmu orang lain yang bersifat negatif dan menundukkan mental lawan. Sedangkan jurus Mim untuk menarik perhatian orang lain baik untuk seseorang atau lawan jenis serta agar keinginan kita diikuti orang lain atau membuat orang lain menjadi penurut serta dapat menyedot hawa nafsu yang bersifat buruk.

Kemudian jurus Ha’ adalah berguna membingungu=kan lawan agar tak mampu berbuat apa-apa sehingga mengikuti apa yang dikehendaki kita. Juga berfungsi untuk melumpuhkan emosi orang laindan menyedot atau mencopot energy lawan sehingga lumpuh serta dapat digunakan menidurkan bayi atau orang gelisah.

Menurut AR Gambang, jurus yang lain adalah jurus Wawu untuk menetralisir racun yang masuk kedalam tubuh, menghilangkan bengkak/peradangan akibat luka dan untuk mengetes makanan beracun. Sedangkan jurus Ya’ untuk membuat tabor rumah atau membuat tabir penghalang bagi orang yang berbuat jahat serta menarik pengakuan atas perbuatan yang telah dilakukannya baik sadar maupun tidak. Selain itu juga untuk menutup luka akibat senjata tajam dan sebagai isolasi pagar yang kita buat.

Selanjutnya jurus Lam – Alif untuk memutuskan atau menarik pusat penyakit fisik maupun batin, termasuk ilmu-ilmu yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh seseorang dan mengeluarkan susuk jimat serta gaib. Ditambah jurus Hamzah untuk menundukkan orang atau hakim yang tak adil serta memaksa orang agar tidak berlaku semena-mena atau menghadapi orang zalim.

Selain jurus-jurus tersebut, menurut AR Gambang juga masih banyak dikenal jurus-jurus berpasangan yang antara huruf satu dengan lainnya. Yakni pasangan Ya’ dan Ta’, Ya’ Kaf, Ya’ Mim, Lam Mim, Lam Wawu, jurus Kaf Mim, Kaf Lam, Kaf Ta, dan jurus Mim Lam Alif, Mim Mim, Lam Nun, Ya’ Wawu, Ya’ Hamzah, Lam Ta’, Kaf Mim, Kaf Ha’, dan jurus Ha’Mim.

Jarak Jauh
Didalam penggunaannya, lanjutnya masih ada jurus-jurus khusus untuk memindahkan hujan, jurus untuk orang yan akan melahirkan, pengobatan jarak jauh, jurus mengisi orang lain termasuk benda mati, jurus memagar orang lain, diri sendiri atau benda dan cara membuat garis penghalang.

Khusus masalah pengobatan jarak kauh ini, katanya, akan lebih kuat getarannya jika dilaksanakan secara kontinyu setiap selesai shalat lima waktu, terutama sekali pada waktu tengah malam ketika si pasien diperkirakan sudah tidur.

Sarana yang pergunakan adalah foto si pasien serta nama dan alamat lengkap untuk pasien yang tak kenal. Sedangkan untuk pasien yang sudah dikenal cukup dengan nama dan alamat lengkap. Namun, ia menambahkan sebelum melakukan pengobatan, hendaknya melakukan shalat hajat terlebih dahulu sesuai dengan maksud pasien

Setelah itu pegang foto dengan tangan kiri dan waktu melepaskan nafas, arahkan tangan kanan ke foto pasien sambil membayangkan jurus-jurus yang digunakan. Dan tentu saja semua itu sebagai ikhtiar, soal sembuh atau tidaknya hanya Allah SWT yang dapat menentukan.

Dari ilmu yang dimiliki itulah, AR Gambang disibukkan dengan kegiatannya. Bukan hanya melatih anggotanya saja, namun dirumahnya maupun diberbagai tempat ia berada selalu didatangi orang- orang yang minta tolong penyembuhan penyakit. “Ternyata atas ridho Allah SWT, beberapa pasien dapat sembuh antara lain penyakit jantung, rematik, paru-paru, ginjal dan berbagai penyakit lainnya” tambahnya.

Sumber : Pewaris Tunggal STI, AR. Gambang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.